

Wilmar Dukung Perkebunan Sawit Berkelanjutan di Siak, Riau
Wilmar memberikan dukungan yang berarti bagi perkebunan sawit berkelanjutan di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, melalui partisipasinya dalam Koalisi Privat Sektor untuk Siak Hijau (KPSSH) yang


Wilmar memberikan dukungan yang berarti bagi perkebunan sawit berkelanjutan di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, melalui partisipasinya dalam Koalisi Privat Sektor untuk Siak Hijau (KPSSH) yang


SIAK – Selama enam tahun terakhir, setidaknya 164 ribu hektar hutan dan lahan (karhutla) di Riau terbakar dan melepaskan emisi karbon hingga 136 juta ton


EcoNusantara, sebuah lembaga konsultan independen, didedikasikan untuk isu-isu keberlanjutan dan secara aktif mengadvokasi adopsi global kebijakan berkelanjutan yang dikenal sebagai NDPE (No Deforestation, Peat, and


Sekilas Pasar karbon sukarela tumbuh pesat selama lima tahun terakhir, tetapi pertumbuhan itu mulai melambat selama setahun terakhir. Ketidakpastian yang ditimbulkan oleh pergeseran kebijakan dan


Unduh: Siaran Pers Sengketa tanah atau konflik agraria antara masyarakat dan perusahaan baik BUMN maupun swasta masih merupakan permasalahan fenomenal yang menuntut penyelesaian. Pemberian izin pemanfaatan


Tulisan ini diambil dari situs World Economic Forum (WEF) (https://www.weforum.org/agenda/2022/11/what-happened-cop27-climate-change-what-is-next/), sebagai bagian dari Laporan WEF tentang Konferensi Perubahan Iklim PBB COP27 (https://www.weforum.org/events/united-nations-climate-change-conference-cop27-2022) COP27 dijuluki COP


Pemerintah kabupaten Siak dan Pelalawan bersama Paradigma dan Koalisi Serumpun yang terdiri dari Perkumpulan Elang, Manka, dan EcoNusantara mengadakan pertemuan dan diskusi dengan Sekretaris Dirjen


SIAK, 30 Agustus 2022 – Krisis perubahan iklim global dan rentannya kerusakan lahan gambut telah mendorong pemerintah Kabupaten Siak untuk menerapkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan yang




Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, sejak Januari hingga Agustus 2019, total luas hutan dan lahan yang terbakar di seluruh Indonesia mencapai 328.724 hektare (ha).